Pertandingan Hidup

 Bacaan : Yohanes 17:3, 1 Korintus 9:25-27

Pagie ini saya olahraga d alun-alun, lumayan menggerakkan tubuh setelah semingguan cuma duduk di kursi kantor atau mobil, perjalanan paling jauh hanya lantai 1 ke lantai 2 atau pintu kantor ke pintu mobil😄.

Disini setelah berjalan cepat non stop selama 40menit, cukup pegel juga kaki ini, dan tentunya bau asem dimana2., wkwkwwk..

Ad teman yang menemani jalan cepat, Casaloma Marriage, buku yang menemani olahraga pagie ini, akhirnya habis juga dibaca setelah berhari-hari ikut saya kemana-mana.

Duduk dan meregangkan otot, memungkinkan saya untuk memperhatikan orang-orang setelah akhirnya saya menulis renungan pagie ini.

Banyak type orang dalam lapangan ini, ada yang sungguh2 berolahraga, walaupun sendirian, dari tiba sampai pulang tetap jogging atau jalan cepat tanpa berhenti hingga merasa cukup dan langsung pulang. Ada yang kumpul2 dengan teman2 tanpa olahraga sama sekali, hanya sibuk wefie., ☺️, ad juga yang berjalan beriringan sambil olahraga sambil membangun hubungan.

Type saya kalo diajak berolahraga bareng adalah type yg egois, wkwkwk.. Saya akan memasang headset, mendengarkan musik aerobic, jalan cepat, bahkan sambil membaca buku. Kaki digerakan oleh musik aoerobic, tapi kepala saya akan fokus kepada bacaan saya. Saya lebih berfokus kepada tujuan saya meluangkan waktu saya dan datang ke tempat ini, olahraga!

Seperti itu kira-kira gambaran kehidupan kita, masing-masing kita memiliki tujuan hidup kita, sejujurnya saya masie belum mengetahui tujuan hidup saya yg spesific, secara global, saya tahu saya hidup untuk menyenangkan hati Tuhan, saya hidup untuk menjadi berkat bagi banyak orang, saya hidup untuk dibentuk dalam kehidupan saya, tpi dlm hati saya, saya merasa masie ada yang belum saya kejar, dan masie dlm perenungan saya.

Paulus dalam Kitab 1 Korintus menjelaskan kehidupan ini sebagai sebuah pertandingan, berlatih untuk mendapatkan mahkota yang kekal, selain memberikan hidup untuk menginjil, Paulus sendiri juga melatih dirinya agar jangan malah dia yang nanti ditolak.

Setiap kita memiliki kerinduan yang terdalam untuk melayani Tuhan, untuk mengenal Tuhan, hidup menyenangkan hati Tuhan, melakukan kehendakNya dan menyelesaikan pertandingan kita, mari terus berlatih, dan selesaikan pertandingan kita dengan Perkenanan dan Anugrah daripadaNya

Let's sweat!!!😀

Komentar