Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

When I Keep Letting You Down

Bacaan : 2Korintus 12:9, Efesus 2:9-10, Keluaran 33:14, Roma 5:2, Yohanes 1:16, 1Petrus 1:2, Roma 6:1-2, Yesaya 1:18, Ibrani 4:15-16 Kita orang-orang yang dipilih, dlm rancanganNya, dalam rencanaNya, ada hal besar yang sedang Tuhan kerjakan melalui kehidupan kita, tetapi banyak diantara kita yang jatuh bangun dalam perjalanan kita bersamaNya. Terkadang persoalan yang kita hadapi menarik iman kita dariNya., bertanya apakah Tuhan sungguh sedang melakukan sesuatu?  Ketika kita gagal untuk percaya padaNya, ketika kita gagal dan mengecewakanNya, berapa kali Ia akan menerima kita kembali? Apakah Kasih KaruniaNya  melebihi semua kegagalan kita? Ketidakmampuan kita? “Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”  ‭‭2 Korintus‬ ‭12:9‬a TB‬‬ Setiap kali ketika kita gagal dalam hal apapun, kembalikan fokus kita padaNya, tidak ada yang bisa menghalangi Kasih Bapa pada kita, tidak ada apapun, bahkan dosa kit...

Sesukses Apa Anda Hari Ini?

Bacaan : Amsal 3:1,2,5,7; Markus 8:36, Roma 8:29, 2Tim 4:7 “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.” Markus 8:36 TB Saya pernah melihat sebuah postingan di facebook oleh Mark Zuckerberg, yang kira2 menunjukan isi lemari pakaiannya., hampir semua kaos oblong warna abu2 yg sama dan dia bertanya hari ini pakai baju apa? Kesannya lucu, karena semua pilihan hanyalah kaos oblong abu2.  Sungguh kehidupan yg sangat sederhana untuk seorang Mark Zuckerberg. Padahal dia bisa saja menyewa penjahit khusus, desainer, atau bahkan mendirikan pabrik khusus untuk menjahit bajunya., 😂. Selain itu Mark jga hanya mengendarai sebuah mobil jazz, bukan lamborghini, dan hal2 lainnya.  Jadi sebenarnya ukuran sukses itu di ukur seperti apa?  Ukuran sukses yang sejati bukanlah dari berapa besar atau mewah rumah kita, mobil, jumlah harta yg kita miliki, tapi bagaimana hidup kita di mata Tuhan, bagaimana hubungan pribadi kita dengan Tuhan, bagaimana kita semakin h...

Grace Brings Salvation

Bacaan : Titus 2:11-12, Yeremia 31:34, Mikha 7:19, Roma 8:1, 1 Yohanes 1:9, Roma 8:9-10 Kasih Karunia Allah menyelamatkan dan mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini. Tidak ada peraturan, atau hukuman, atau larangan, atau takut akan akibat yang dapat membuat seseorang meninggalkan segala kefasikannya., tetapi justru ketika melihat kasih karunia Allah, seseorang dapat berkata tidak pada dosa. Karena kasih karunia tidak pernah habis, tidak pernah berhenti, selalu ada kasih karunia demi kasih karunia yang memberikan kita kesempatan untuk kembali kepada Allah. Ketika kita tahu kita tidak layak menerima belas kasihan Allah, tetapi kita menerimanya, maka Kasih Karunia yang tak ternilai harganya itu akan membuat kita semakin terlebih lgi mengasihi Allah. Terkadang mungkin terbersit dlm pikiran kita bahwa kita tidak layak bagi Allah, tetapi memang kita tidaklah layak, tetapi...

Taat Saja

Matius 19:5-6, Maleakhi 2:13-16, Efesus 4:32, 1Korintus 7:16 “Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?” 1 Korintus 7:16 TB Perceraian bukan barang langka lagi, disekeliling kita, teman kita, lingkungan kita, dimana-mana, terlihat banyak para pria dan wanita yang telah berpisah dg pasangannya ntah karena kasus apa, yg jelas mereka sudah berjuang untuk mempertahankan pernikahan mereka, tetapi gagal. Jika Allah yang penuh anugrah itu menciptakan pernikahan dan kesatuan, mengapa manusia2 yg diciptakan menurut rupa Allah itu bisa gagal menjalankan rencana awalNya? Itu karena kita keras hati. Allah membenci perceraian, walau dikatakan dalam Maleakhi bahwa Allah tidak berpaling kepada persembahkan kita karena kita tidak setia kepada pasangan kita. Tetapi perceraian bukanlah satu-satunya jalan keluar apabila pasangan kita tidak setia, karena ...

You Have The Free Will

Bacaan : Kejadian 3:3,6, 1 Yohanes 1:9, 2:15, 2 Korintus 5:21 Allah menciptakan kita dengan kehendak bebas., kita memiliki pilihan hidup., apakah untuk hidup mengasihiNya lebih drpd kita mengasihi dunia atau sebaliknya. Allah mengasihi kita, ketika kita mengasihi seseorang kita selalu ingin berkomunikasi dengan orang itu., demikian juga Allah., Ia mengasihi kita, Ia ingin kita selalu terkoneksi denganNya, tetapi Allah tidak ingin kita melakukannya tanpa kerinduan dari diri kita sendiri.  Allah bukan menciptakan robot ataupun boneka, tetapi Ia menciptakan kita utuh dengan kehendak bebas kita.  Ia memberikan kita kehendak bebas utk kita memilih, apakah kita sedemikian mengasihi Allah sehingga kita dapat menaruh seluruh kepercayaan kita padaNya, sedemikian percayanya sehingga kita memilih untuk menaati setiap perintah dan laranganNya. Kehendak bebas itu juga yang membuat Adam dan Hawa keluar dari Kerajaan Allah, tetapi melalui Yesus Kristus, kita dikembalikan kepada Kerajaan Alla...

The Person, My Spirit Want to Be

Bacaan : Yohanes 3:30, Roma 12:1-2, Efesus 1:4,18, 2:10, Yakobus 1:22,25, 2Korintus 5:21, Galatia 2:20 Firman Tuhan adalah hukum yang sempurna, kebenaran yang mutlak, pikiran kita, pikiran dunia, pikiran Allah, kadang tidak sinkron, tidak selaras, dasar yang paling tepat adalah Firman Allah, kita yang bertekun di dalam kebenaran Tuhan, yang bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, akan disebut berbahagia oleh perbuatannya. Banyak Firman Tuhan yang pernah kita baca, dengar dlm khotbah, bahkan renungkan setiap hari, setiap detail kehidupan kita ada buku panduan atau petunjuk hidup dalam Alkitab, dalam Firman Tuhan yang telah kita ketahui, tetapi semua itu bukan hanya untuk kita ketahui, hendaklah kita menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kita sedang menipu diri sendiri. Roh Allah yang ada dalam diri kita akan menuntun kita di jalan yang benar sesuai dengan FirmanNya, pertumbuhan kerohanian kita semakin hari ...

Father, I'm Afraid, Will You Hold My Hand?

Bacaan : Mazmur 13:2, 66:20, 73:23-24, Yesaya 41:10, Ayub 30:20 Kebahagiaan ketika kita sebagai orang tua adalah berjalan dengan anak kita dan bisa menggandeng tangannya., seberapapun usianya., ke 4 anak saya, anak yg pertama dan yang bungsu suka bergandengan tangan dg saya, yang ke2 dan ke3 masie suka risih, lucu melihat mereka risih, mungkin mereka lagi menyukai seseorang😋, dan hanya mau menggandeng tangan orang yg sedang mereka suka itu😅.✌️ pisss😂.. Suatu kali saya melihat seorang gadis kecil menggandeng tangan ayahnya dan berjalan dengan aman dan bahagia, walaupun hanya melihat dari belakang mereka saja, saya bisa melihat suatu keindahan dan rasa percaya diri pada langkah kaki gadis kecil itu. Ia percaya sepenuhnya pada ayahnya dan ketika suatu saat dia tersandung, dia tidak akan sampai terjatuh atau tersungkur, karena tangan ayahnya yang kuat akan secara reflek menggenggam tangan gadis kecilnya dg lebih kuat dan menolongnya agar tidak sampai terjatuh dan tidak akan pernah dilep...