Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Exactly at His Perfect Time

Bacaan : Mazmur 12:7, Roma 8:24-25, Roma 4:18-22, Ibrani 11:1  “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” ‭‭Ibrani‬ ‭11:1‬ ‭TB‬‬ Setiap impian kita, setiap Janji Tuhan atas hidup kita pasti digenapi, karena Ia Allah yang Setia, Janji Tuhan adalah Janji yang murni, semua akan digenapi dalam hidup kita. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. Dengan tetap percaya, dan tidak melepaskan janji itu dalam hidup kita. Bangsa Israel ketika dituntun Musa untuk mencapai Tanah Perjanjian, mereka kehilangan iman mereka, patah semangat, mengeluh, dan melepaskan harapan mereka, akibatnya mereka kehilangan janji itu.  Jika akhir2 ini kita mengalami hari-hari yang sulit, ketika segala sesuatu tidak berjalan dengan lan...

It's Just A Matter of Time

Bacaan : Yesaya 40:31, Roma 8:28,32, Mazmur 91:14-15,  Yeremia 17:7, Ibrani 10:35-36. Keadaan sulit akan berlalu, tetapi orang yg kuat akan bertahan. Orang yang meletakan kekuatannya dan harapannya pada Tuhan akan mendapatkan kekuatan yang baru dan terus diperbaharui.  Upah atas ketekunan kita akan kita terima, sering kali kita melihat gambar kartun seorang yang menggali terowongan untuk harta karun, setelah menggali berkilo-kilo meter, dalam, dan lama penggali harta karun itu berhenti, pdhl harta karun nya persis di depan nya, tidak berjarak lebih daripada 30cm dihadapannya. Upah itu tersedia, tetapi memerlukan ketekunan, iman, dan percaya. Ketika kita tidak menyerah, dan tetap percaya, kita akan melihat janji Tuhan. Iman dan fakta yang terkadang berbeda tidak akan meruntuhkan harapan dan kepercayaan orang yang percaya pada Tuhan dengan segenap hati, kekuatan, dan akal budinya, karena dari dulu, sekarang, bahkan sampai selama-lamanya, Allah adalah tetap sama, Allah yang setia...

Jehovah-Jireh

Bacaan : Filipi 4:19, Kejadian 22:7-8, Matius 7:7, Matius 21:22, Matius 6:8, Mazmur 42-6, Mazmur 43-5, Mazmur 103-1 Akhir-akhir ini dimana-mana terdengar penurunan omset, penghasilan, ekonomi, tetapi harga2 semakin naik, secupak gandum sedinar terasa nyata, pendapatan semakin menurun tetapi kebutuhan nekat naik sendiri.,😅. Tekanan ekonomi yang ada seakan-akan sedikit demi sedikit mulai menguasai kehidupan banyak orang. Bagaimana agar tetap bertahan, tetap positif dalam keadaan yang negatif? “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:19 TB Selalu renungkan, Allah yang kita sembah adalah Allah yang sama dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya, Allah penyedia. Keadaan adalah fakta yang sedang kita alami, tetapi iman kita melebihi fakta yang ada.  Bangkitkan jiwa kita, seperti Daud yang berseru kepada jiwanya untuk memuji Tuhan, melihat kebesaran Tuhan, dan kasih setiaNya, rahmatNya atas hidup kita.  Jangan biar...