God is The Strength of My Heart
Bacaan : Ibrani 11:1, Mazmur 31:16, 34:10, 19, 37:1, 3, 5-9, 23, 26, 1Korintus 10:13, Keluaran 15:26, 2Korintus 12:9
Setelah semua pengalaman yang terjadi, setelah sebuah jalan kembali dipilih, ketika keraguan datang, hanya bisa mencari Tuhan dan kembali menaruh seluruh pengharapan padaNya. Sebab ia mengetahui setiap jalan kita dan masa depan kita.
Masa hidup kita ada dalam tangan Tuhan, Ia yang akan melepaskan kita dari tangan musuh-musuh kita. Jangan marah ataupun kecewa karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang, tetap percaya padaNya, lakukan yang baik, dan berlaku setia.
Ketika kita menyerahkan seluruh kehidupan kita termasuk keraguan dan kekecewaan, bahkan luka kita kepadaNya, Ia akan bertindak, Ia akan memunculkan kebenaran kjta seperti terang dan hak kita seperti siang dan menyembuhkan luka kita.
Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia, bawa semua rasa kecewa dan luka padaNya, jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan. Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mewarisi negeri.
Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya. Tuhan dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya yang walaupun dalam keadaan seperti itu tetap berharap kepada Tuhan.
“Whom have I in heaven but you? And earth has nothing I desire besides you. My flesh and my heart may fail, but God is the strength of my heart and my portion forever.
But as for me, it is good to be near God. I have made the Sovereign Lord my refuge; I will tell of all your deeds.”
Psalm 73:25-26, 28 NIV
by : Great Gracious
Komentar
Posting Komentar