Bolehkah Ini Dilihat, Bolehkan Ini Ditonton?


Bacaan : Matius 5:29, Galatia 5:24, 1Yohanes 2:17, 1Korintus 6:20, 1 Yohanes 3:9

“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”

Matius 5:29 TB

Semalam saya bermimpi, pergi ke sebuah tempat ibadah yang penuh dengan rupang, dan saya kesana untuk berdoa dengan membakar dupa, di dalam mimpi, saya sedang menghitung dupa yang akan saya bakar, karena ada banyak rupang dalam tempat ibadah itu, kemudian di sela-sela penghitungan dupa itu, saya menemukan pakaian dalam wanita, dan gaun wanita, saya tidak mengerti di dalam mimpi itu, tetapi saya terkesan sesuatu yang najis. 

Saya terbangun. 

Dalam hati saya tetap ada kesan sesuatu yang najis, dan hati saya tidak nyaman. Kemudian saya berpikir, apa yang sudah masuk ke pikiran saya tanpa saya saring? 

Hari kemarin, seharian, saya melihat facebook sambil bekerja, setiap kali ada comment, saya selalu membalas, dan terkadang saya sekalian melirik postingan2 baru. Malamnya, saya juga membuka facebook saya, dan membaca bbrp postingan, dan menonton bbrp video, ad satu video proses pembuatan rupang yang saya tonton sampai hampir habis, dan ada bbrp judul yang terbaca oleh saya yang vulgar, bacaan2 yang menyimpan pornografi, tetapi hanya judul yang saya baca, tanpa saya membaca isi bacaan tersebut. 

Akhir-akhir ini kecanggihan teknologi benar-benar merupakan suatu ancaman bagi kita yang tidak berjaga-jaga, bahkan anak-anak bisa dengan bebas menonton apa saja yang ingin mereka tonton, sungguh mengerikan. Setiap kita harus berhati-hati memilih bacaan kita, membangun terus kesadaran siapa kita, menyadari kebaikan Tuhan atas hidup kita dengan terus hidup melekat pada Tuhan, dan merenungkan FirmanNya setiap saat. Karena kita adalah milik Yesus, Ia telah menebus kita dengan darah yang mahal, menebus kita dari maut kepada hidup. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi, sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya. Tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. 

Berhati-hati dengan apa yang kita lihat, kita dengar, dan kita ucapkan, 3 indera ini, mata, telinga, dan mulut kita bisa menjadi awal masuknya dosa jika tidak kita awasi dengan benar, biarlah mata, telinga, dan mulut kita terus kita gunakan untuk menyatakan kebaikan dan kemurahan Tuhan dalam hidup kita. Karena tubuh kita adalah bait Allah, hendaklah kita memuliakanNya.

30/06/2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Does Your Husband Obtain God's Favor?

Cling on Him, and Only Him

I'm Gonna Finishing Well Too