Taat Saja
Matius 19:5-6, Maleakhi 2:13-16, Efesus 4:32, 1Korintus 7:16
“Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?”
1 Korintus 7:16 TB
Perceraian bukan barang langka lagi, disekeliling kita, teman kita, lingkungan kita, dimana-mana, terlihat banyak para pria dan wanita yang telah berpisah dg pasangannya ntah karena kasus apa, yg jelas mereka sudah berjuang untuk mempertahankan pernikahan mereka, tetapi gagal.
Jika Allah yang penuh anugrah itu menciptakan pernikahan dan kesatuan, mengapa manusia2 yg diciptakan menurut rupa Allah itu bisa gagal menjalankan rencana awalNya? Itu karena kita keras hati.
Allah membenci perceraian, walau dikatakan dalam Maleakhi bahwa Allah tidak berpaling kepada persembahkan kita karena kita tidak setia kepada pasangan kita. Tetapi perceraian bukanlah satu-satunya jalan keluar apabila pasangan kita tidak setia, karena Firman Tuhan penuh kuasa, ada anugrahNya utk kita boleh saling mengampuni.
Mengampuni ketika pasangan tidak setia, dan mengampuni ketika pasangan yg dilukai oleh karena ketidaksetiaan kita terus melukai kembali dg perkataan atau tuntutan2 baru, saling mengampuni, dan kembali kepada rancangan awal Tuhan atas pernikahan kita, Allah yg telah menjadi saksi atas pernikahan kita, dan terus memberkati keluarga kita, dan menjadikan keluarga kita, keluarga yang melahirkan generasi mulia.
Komentar
Posting Komentar