An Empty Orange😊
Filipi 1:20-22, Matius 6:10, Matius 26:39, Yohanes 15:2, 8, Wahyu 3:15-16
Kehidupan kristen yang sejati adalah semakin hari semakin disempurnakan, serupa segambaran Kristus, semakin maksimal, berbuah dan buahnya tetap.
Ketika kita menerima Tuhan sebagai juru selamat kita, penebus kita, kita ditebus dg darah yang mahal, kehidupan kita bukanlah untuk kita lagi, karena kita yang milik maut telah ditebusNya menjadi hidup. Hidup kita untuk memuliakanNya.
Seperti ranting yang tidak berbuah, kekristenan yang biasa2 saja akan dibersihkan, akan dibuang, dan dibakar. Yang suam-suam kuku akan dimuntahkan.
Kekristenan yang sejati, akan menghasilkan buah, karena Bapa akan membersihkan ranting2 yg berbuah, dan membuatnya semakin berbuah. Seperti itulah kita, kita akan semakin ditajamkan, kita akan semakin disempurnakan. Yang kita perlukan hanyalah melekat pada pokok anggur yang benar.
Hidup yang maksimal, hidup yang berbuah, hidup yang memberi buah adalah hidup yang bermakna.
Mungkin ini terlalu cepat, tapi pernahkah terpikir apa yang anda ingin orang2 ucapkan pada hari pemakaman anda? Saya sering memikirkannya, bagi saya, hidup akan sangat sia2 apabila kita lalui hanya dengan bergumul dg masalah kita sendiri, atau sibuk dg urusan kita sendiri.
Atau, apa yang akan kita tuliskan di batu nisan kita nanti? Apakah akan ditulis telah dimakamkan seorang yang penuh talenta, dan pergi dg membawa semua talentanya? Pemakaman adalah tempat yang penuh dg harta karun, orang2 yg mati tanpa sempat memberikan hidupnya buat dunia.
Atau apakah akan dituliskan, sebuah orange yg telah kosong? Karena telah memberikan seluruh inti sarinya menjadi orange juice buat banyak org? Pergi dalam keadaan telah kosong karena telah memaksimalkan hidup, menjadi kerinduan saya. Saya ingin di batu nisan saya kelak ada gambar orange yg telah habis sarinya😊.
Seperti Paulus yg berkata
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. "
Hiduplah dengan memberi buah bagi orang banyak.
Komentar
Posting Komentar